Tetap Seksi dan Aman Saat Seks Dalam Air

Tetap Seksi dan Aman Saat Seks Dalam Air

602
SHARE
Tetap Seksi dan Aman Saat Seks Dalam Air | AsmaraMu
Foto: starrfmonline

Apa ada dalam benak Anda ketika mendengar kata “Seks”? Mungkin Anda akan memikirkan kata-kata, seperti “basah”, “licin”, dan “hot”, terutama jika kita sedang membahas tentang seks di dalam air. Melakukan hubungan seks di dalam air ternyata tidak semudah yang Anda bayangkan. Sebenarnya banyak posisi seks yang menggairahkan dan menjamin pasangan akan orgasme. Namun, sensasi seks dalam air memang membuat penasaran. Banyak risiko yang bisa terjadi ketika seks di dalam air, terutama bagi wanita.

Lantas, bagaimana cara melakukan hubungan seks di dalam air yang aman dan tanpa risiko?

Tetap Seksi dan Aman

Pelumas di sekitar kondom bisa hilang jika terkena air.

Ada yang mengatakan bahwa hubungan seks di dalam air itu menyenangkan, tetapi tidak semua orang bisa melakukannya dengan tepat. Bila Anda berencana untuk menggunakan kondom, ketahuilah bahwa kondom tidak dirancang untuk digunakan di dalam air. Pelumas di sekitar kondom bisa hilang jika terkena air. Di samping itu, air panas dan bahan kimia, seperti klorin, juga dapat mempengaruhi daya tahan kondom. Masalah lain yang dapat terjadi ialah jika kondom terlepas saat terkena air. Solusi dari permasalahan ini adalah menyiapkan beberapa kondom cadangan saat Anda memutuskan untuk bersenggama di dalam air.

Tetap Basah

Jika Anda berpikir bahwa seks di dalam air bisa memberikan pelumas berlebih, itu merupakan pikiran yang salah. Pasalnya, air justru dapat menghilangkan pelumas alami yang diproduksi oleh tubuh wanita. Apabila pelumas alami ini hilang, seks jadi terasa menyakitkan dan tidak menyenangkan. Untuk “tetap basah” saat bercinta di dalam air, gunakanlah pelumas silikon yang tidak mudah larut dengan air. Pelumas jenis ini membantu penetrasi Anda dan pasangan jadi lebih menyenangkan meskipun dilakukan di dalam air.

Siapkah untuk Memulainya?

Segala “alat tempur” seperti pelumas dan kondom sudah disiapkan, tapi Anda belum menentukan tempat untuk bercinta di dalam air? Berikut ini adalah beberapa tempat yang bisa dijadikan pilihan berserta risiko dan kemungkinan yang dapat terjadi saat Anda bercinta di tempat tersebut.

Kolam Renang

Bila Anda berpikir untuk melakukannya di kolam renang, sebaiknya hindari kolam renang umum dan pilih kolam renang pribadi atau private. Namun, pertimbangkan lagi untuk melakukan penetrasi di dalam kolam renang. Pasalnya, klorin yang ada dalam kolam renang dapat menginfeksi organ intim wanita. Alternatif yang aman adalah seks oral dengan posisi wanita duduk di dek kolam renang dan pria berdiri di tangga atau dalam kolam renang.

Bak Mandi / Shower

Jika bak mandi Anda kecil, maka Anda akan kesulitan saat harus bercinta dalam posisi misionaris. Seks di bawah shower adalah pilihan yang sangat tepat. Selain itu, bercinta di bawah shower juga membuat Anda dan pasangan tetap “basah” meskipun tidak banyak air yang masuk ke wilayah pribadi. Untuk keselamatan Anda dan pasangan, pasang stiker anti-slip untuk lantai dan berpegangan pada benda yang kuat.

Pantai / Laut

Bercinta di laut / pantai dapat membuat Miss V nyeri dan terasa terbakar saat sesudah melakukan seks

Bercinta di laut? Sebaiknya hindari ide konyol tersebut. Karena air garam sangat tidak bersahabat dengan Miss V. Ini bisa membuat Miss V nyeri dan terasa terbakar saat sesudah melakukan seks. Selain itu, ide bercinta di pantai juga terbilang buruk. Anda harus mempertimbangkan kemungkinan pasir masuk ke dalam alat kelamin Anda dan pasangan. Pertimbangan lainnya adalah seks di tempat umum adalah hal yang ilegal. Jadi, cobalah untuk mencari tempat yang lebih aman dan nyaman.

Cara Mencegah Cedera Saat Seks Didalam Air

Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah cedera pada Anda dan pasangan saat bercinta di dalam air:

  1. Pasanglah stiker anti-slip pada lantai kamar mandi sebelum melakukan seks di dalam air. Stiker ini sangat efektif untuk mencegah Anda dan pasangan tergelincir.
  2. Pastikan kebersihan bak mandi, jika Anda hendak menggunakannya untuk bercinta. Bilas bak untuk membersihkan bahan kimia yang melekat dan pastikan kamar mandi Anda memiliki ventilasi udara yang cukup baik.
  3. Hindari menggunakan peralatan atau benda yang rapuh untuk berpegangan. Contohnya seperti tirai kamar mandi.
  4. Waspadalah terhadap bakteri yang mungkin terdapat di kolam air panas. Pasalnya, bakteri tersebut bisa menyebabkan infeksi uretra.
  5. Ingatlah untuk menggunakan suhu air yang normal, karena suhu air yang ekstrim bisa merusak kondom.
  6. Letakkan pelumas di dekat bak mandi atau shower agar Anda lebih mudah ketika hendak mengambil dan menggunakannya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY