Cegukan

Cegukan

Cegukan terjadi ketika adanya kontraksi pada diafragma, lembaran otot besar yang memisahkan rongga dada dari rongga perut. Kontraksi ini menyebabkan asupan napas yang berhenti secara tiba-tiba karena tertutupnya pita suara glotis. Penutupan inilah penyebab suara cegukan yang sering kita dengar.

Cegukan lebih sering menyerang laki-laki lebih daripada perempuan. Cegukan terjadi pada hampir semua orang, termasuk bayi dan lansia.

Cegukan biasanya berhenti dalam beberapa menit sampai beberapa jam. Cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam disebut cegukan terus-menerus. Cegukan yang berlangsung lebih dari sebulan disebut cegukan keras. Sementara pada kasus yang sangat jarang terjadi, cegukan keras dapat menyebabkan kelelahan, kurang tidur, dan penurunan berat badan. Cegukan yang terjadi terus-menerus dan cegukan yang keras bisa saja merupakan tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius dan harus diperiksa oleh dokter.